Kharisma Haidar Hanif 260 201 151 301 31. Kajian Awal Mikroplastik (≥ 60 µm) Pada Muara Sungai Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jusup Suprijanto dan  Ibnu Pratikto) 

Plastik dapat dikelompokkan berdasarkan ukurannya yaitu makroplastik (> 25  mm), mesoplastik (5 mm – 25 mm), mikroplastik (5 mm – 1 µm), dan nanoplastik (< 1 µm). Kabupaten Kendal sebagai salah satu daerah di Provinsi Jawa Tengah, memiliki  jumlah sampah yang terus meningkat setiap tahunnya. Contohnya, pada tahun 2006  volume sampah di Kabupaten Kendal hanya 55,06 m3per hari dan pada tahun 2009  meningkat menjadi 63 m3per hari. Penambahan sampah yang terjadi tersebut dapat  menambah jumlah mikroplastik yang masuk ke laut di daerah Kabupaten Kendal. 

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jenis polimer, kepadatan, dan peta  kepadatan mikroplastik pada muara Sungai Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk mendapatkan gambaran  mengenai kepadatan dan jenis mikroplastik pada muara Sungai Kendal, Kabupaten  Kendal, Jawa Tengah. Materi dari penelitian ini adalah sampel air laut yang terdapat  mikroplastik. Lokasi pengambilan sampel tersebut menggunakan 20 stasiun. Sampel  air laut diambil menggunakan plankton net dan diberikan perlakuan yaitu pemberian  ethanol 70% 24,5ml untuk preservasi, H2O2 15% 250ml untuk mendegradasi bahan  organik, dan ZnCl2 800 gram untuk pemisahan densitas. Sampel yang telah diberikan  perlakuan tersebut kemudian di saring menggunakan sieve 74 µm dan kertas Whatman  36 µm. Pengamatan dilakukan untuk mengidentifikasi bentuk mikroplastik serta  melakukan perhitungan kepadatan mikroplastik. Identifikasi jenis polimer mikroplastik  menggunakan FTIR (Fouries Transform Infra Red). 

Hasil identifikasi bentuk mikroplastik didapatkan 4 bentuk yaitu fragmen, film,  pellet, dan fiber. Hasil identifikasi jenis polimer didapatkan 2 jenis polimer yaitu  polyethylene dan polypropylene. Perhitungan kepadatan mikroplastik menunjukkan  bahwa nilai kepadatan tertinggi terdapat pada Stasiun 20 dengan nilai 245.7 item/liter  dan kepadatan terendah terdapat pada Stasiun 1 dengan nilai 15.9 item/liter. Kepadatan mikroplastik tersebut dapat dipengaruhi oleh arus yang berada pada perairan  Kabupaten Kendal. 

Kata Kunci : Mikroplastik, Kepadatan, FTIR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *